English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jumat, 04 Desember 2009

Sang Raja dan Anak Miskin


Sendirian saja, orang tidak akan bisa menempuh  jalan  dalam
perjalanan  batinnya.  Kau  tidak  usah  mencoba menempuhnya
sendirian, sebab harus ada  pembimbingmu.  Yang  kita  sebut
raja adalah pembimbing, dan anak miskin itu Si Pencari.
 
Dikisahkan,  Raja  Mahmud  dan  tentaranya  terpisah. Ketika
sedang  mengendarai  kudanya   kencang-kencang,   dilihatnya
seorang  anak  lelaki  kecil berada di tepi sungai. Anak itu
telah menebarkan jalanya  ke  sungai  dan  tampaknya  sangat
murung.
 
"Anakku,"  kata  Sang  Raja,  "kenapa kau murung? Tak pernah
kulihat orang semurung kau itu."
 
Anak lelaki itu menjawab, "Hamba salah  seorang  dari  tujuh
bersaudara  yang  tidak berayah lagi. Kami hidup bersama ibu
kami dalam kemelaratan dan  tanpa  bantuan  siapapun.  Hamba
datang  kemari setiap hari, memasang jala mencari ikan, agar
ada yang dimakan setiap malam.  Kalau  hamba  tak  menangkap
seekor  ikanpun  pada  siang  hari,  malamnya kami tak punya
apa-apa."
 
"Anakku," kata Sang Raja, "bolehkah  aku  membantumu?"  Anak
itu  setuju,  dan  Rajapun  melemparkan  jala  yang,  karena
sentuhan kewibawaannya, menghasilkan seratus ikan."
 
Catatan
 
Oleh orang-orang  yang  belum  luas  pengetahuannya,  sistem
metafisika   sering  dikira  sebagai  menolak  nilai  "benda
duniawi"   atau,   sebaliknya,   menjanjikan    melimpahnya
keuntungan kebendaan.
 
Namun,  dalam  Sufisme  "hal-hal  baik"  yang  dicapai tidak
selalu kiasan atau sama sekali harafiah.  Kisah  perumpamaan
ini  berasal  dari  Faridudin  Attar,  dicantumkannya  dalam
Parlemen Burung,  dan  dipergunakan  dalam  pengertian  baik
harafiah maupun perlambangan. Menurut para darwis; seseorang
bisa  mendapatkan  kekayaan  kebendaan  dengan  jalan  Sufi,
apabila  hal  itu  demi  keuntungan  Jalan  dan juga dirinya
sendiri. Disamping itu, ia  pun  akan  mendapatkan  kepuasan
rohani  sesuai  dengan  kemampuannya  mempergunakan  hal itu
dengan cara yang benar.


Reactions:

0 comments:

Poskan Komentar

Assalamualaikum.. Temen2 jangan lupa Komentar na ^_^

Alquran @ HamdaniSekumpul