English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 13 Mei 2010

Islam Kehidupan yang unik

Islam adalah agama yang unik, kenapa? ya karena sangat berbeda dengan pola hidup lainnya, islam mewajibkan setiap pemeluknya untuk secara konstan (24 Jam) dalam suatu warna kehidupan tertentu, tidak berganti dan berubah karena situasi dan maupun kondisi. Hmmm unik ya? Yuk kita gali lebih dalam.
Islam adalah agama Alloh yang diberi nama langsung oleh-Nya. Pada umumnya nama agama disandarkan pada pendiri agama tersebut atau kepada kaum tempat agama tersebut lahir. Namun Islam adalah agama samawi (langit) yang langsung dari Alloh bahkan namanya pun juga dari Alloh SWT. :
Sesungguhnya agama yang diridhoi Alloh hanyalah IslamQ.S. Ali Imran :19)
Islam Agama yang khas
Islam mengharuskan setiap muslim untuk selalu mengikatkan dirinya dengan pola kehidupan islami, sehingga terbentuk suatu kepribadian yang menjadikan setiap pemeluknya akan selalu merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Bila para pemeluknya berada diluar kehidupan islami pasti akan terasa bagaimana ketenangan dan kebahagian tersebut terenggut dari jiwa mereka. Banyak lho muslim yang kemudian pindah / hijrah kenegara lain (terutama kenegara-negara islam) hanya demi mencari ketenangan dalam beribadah, dan mendalami Islam.
Kenapa sih kalo lingkungan engga islami membuat orang muslim engga betah? hehehe banyak faktornya, namun yang jelas kudu dipahami dulu bagaimana sih Islam menciptakan kebahagian dan ketenangan bagi para pemeluknya. Gini coy ceritanya, Islam itu datang dengan sejumlah pemahaman tentang kehidupan yang kemudian akan membentuk pandangan hidup tertentu. Islam hadir dalam dalam bentuk garis-garis hukum yang global (khuthuuth ‘ariidhah), yang artinya makna-makna tekstual yang umum namun mampu memecahkan seluruh problematika kehidupan manusia, hebat bukan?
Ini contohnya, aturan – aturan yang bersifat umum seperti “jangan mendekati zina” nampak sederhana, namun cukup efektif, karena stressing dari aturan tersebut adalah jangan mendekatinya, bukan terus berarti kalo zina boleh, namun, mendekati saja sudah haram apalagi zina. Nah kalo kita lihat dalam kenyataan di negara kita ini, mau mendefinisikan parno eh porno aja susah amiiiir, ada yang bilang ini tidak parno, sementara yang lain tidak setuju, runyam bukan? kalo kita lihat dari aturan umum tersebut jelas sekali, jadi ngapain ribut soal definisi, yang jelas niatannya apa sih mempertontonkan aurat keorang lain?
kalo dijawab suka-suka dong, weleh, suka-suka kok menjadikan orang lain nambah dosa? Kalo mau bikin dosa jangan ajak-ajak orang lain donk, dan udah pasti bakal kena delik umum lainnya yaitu “Amar ma’ruf nahi mungkar” alias mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. hihihi udah kena 2 pasal.
Itulah sekelumit contoh bila islam tidak diterapkan dengan menyeluruh, akan menjadikan pemeluknya tidak tenang dan tidak bahagia. berbagai persoalan baru yang cukup pelik malah muncul, karena keinginan manusianya sendiri untuk mengubah-ubah hukum Alloh.
Nah nyambung lagi ke masalah semula, dari hukum/aturan yang sifatnya umum tersebut ternyata bisa lho digali lagi (di-istimbath) berbagai pemecahan setiap masalah yang muncul dalam kehidupan manusia. Wuiih keren nyak!
Islam menjadikan cara pemecahan problema kehidupan tersebut bersandar pada satu landasan fikriyah (dasar pemikiran) yang jelas, kenapa? karena kalo landasannya aja engga jelas mana bisa dijadiin pegangan? tul engga? But apa buktinya sih kalo ajaran islam itu kuat?
Ajaran Islam bersih dari unsur campur tangan manusia, Islam murni datang dari Alloh SWT. Bahkan nama “Islam” adalah nama yang berasal dari Alloh SWT, bukan dari manusia. Seperti Firman Alloh SWT.:
وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى

Demi bintang ketika terbenam.
مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.
وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَى

dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quraan) menurut kemauan hawa nafsunya.
إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).(QS An-Najm:1-4)
Tuh Jelaskan? Karena Alquran langsung dari Alloh SWT. maka wajar donk kalo alquran bisa dijadikan dasar yang jelas dan kuat, sehingga kemudian dapat diambil hukum atas setiap pemikiran cabang (pemikiran baru yang muncul) dari hukum-hukum dasar tersebut. Alias semua hukum dalam islam baik yang lama maupun yang baru bisa digali dari satu dasar yang sama Al Quran dan As Sunnah.
Islam memberikan batasan-batasan kepada manusia dengan pemikiran tertentu, namun tidak membatasi aktifitas berfikir manusia, bahkan memberikan kebebasan kepada akal manusia. Islampun mengikat perilaku manusia dengan pemikiran-pemikiran dan hukum-hukum tertentu, namun tidak menjeratnya. Bahkan Islam telah memberinya keleluasaan. Pernah denger cerita dari Agama sebelah? yang pada jaman dulu (jadul) gereja pernah mengeksekusi para ilmuwan, karena dianggap bertentangan dengan gereja?
Dalam Al Qur’an banyak lho ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya:
‘Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: ‘pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya’. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan’. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir’ (QS 2:219)
Ada juga dalam ayat lainnya tentang pertanyaan yang dilontarkan Allah mengenai tingkatan intelektualitas manusia, sebagaimana firman Allah yang artinya:
Katakanlah: ’samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?’, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran‘. (QS 39:9)
Jadi ayo kita rubah pandangan kita terhadap dunia ini, dengan cara pandang islam, apalagi kalo kamu ngaku muslim, kudu banget alias wajib hukumnya. Terus gimana sih seorang muslim memandang dunia ini? Pandangan seorang muslim terhadap dunia ini adalah suatu pandangan yang penuh dengan cita-cita, serius, realistis dan proporsional. hehehe mantab.
Bagi seorang muslim dunia harus diraih namun tidak boleh jadi tujuan dan emang tidak boleh jadi tujuan bro! Kalo dunia jadi tujuan udah pasti waktu kamu bakal habis buat nyari dunia, Kalo udah dapet mati juga engga dibawa, namanya juga nyari dunia, ya ditinggal di dunia, rugi amat nyak? Terus jadi muslim ngapain ya didunia ini? Hanya satu jawaban-nya, Beribadah! seperti Firman Alloh:
‘Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaKu..‘ (QS: Adz-Dzaariyaat: 56).
Islam Itu Komplit
Komplit? iya, karena semua aturan yang diperlukan oleh manusia dalam mengarungi kehidupannya ada, sebagai contoh:
  • Sistem politik, diantaranya prinsip musyawarah (QS.3:159, 42:38), perdamaian (QS.2:208, 8:61), hukum (QS. 6:57, 12:40)
  • Sistem perekonomian, seperti masalah utang piutang (QS.2:282), pegadaian (QS.2:283), penghalalan jual beli dan pengharaman riba(QS.2:275)
  • Sistem keprajuritan (militer), seperti mempersiapkan tentara (QS.8:60)
  • Sistem akhlak, diantaranya tentang berbuat kebaikan (QS.2:44), berkata benar (QS.2:177), memaafkan (QS.2:237)
  • Sistem sosial kemasyarakatan, seperti masalah zakat (QS.2:43), keadilan dalam menegakkan hukum (QS.4:58) dan konsep persaudaraan (QS.49:10,13)
  • Sistem pengajaran, seperti berlaku lemah lembut dalam memberi pelajaran (QS.3:159), pemberian nasihat (QS.31:12-19).
Beberapa tata cara bahkan diajarkan dengan sangat khas, seperti Sholat, yang perintahnya terdapat dalam al-Quran, namun detail mengenai pelaksanaannya terdapat pada sunnah rosul, kenapa demikian? karena hal ini menunjukkan betapa pentinganya sholat, sehingga rosul sendiri yang harus menjadi contoh untuk umatnya, agar tidak terjadi kekeliruan dalam penafsiran atau penyimpangan dalam pelaksanaannya.
Demikian Islam mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan dengan manusia lainnya, sebagaimana mengatur juga hubungannya dengan Alloh SWT dalam suatu keserasian pemikiran. Maka jadilah manusia sebagai mukallaf (yang dibebani hukum) yang senantiasa menjalani kehidupan dengan suatu dorongan (motivasi), metode, arah dan tujuan tertentu.
Islam satu-satunya jalan
Islam mewajibkan seluruh manusia untuk menempuh satu-satunya jalan ini (tidak hanya untuk muslim saja lho) dan meninggalkan jalan-jalan yang lain. Islam memberikan ancaman siksa yang amat pedih diakhirat kelak, dan memperingatkan manusia akan datangnya sanksi-sanksi yang berat didunia ini, manusia pasti akan merasakan salah satu jenis siksa itu, jika ia menyimpang dari jalan islam walaupun hanya seujung rambut! Bisa kamu simak salah satunya dalam ayat berikut:
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ إِلاَّ مِن بَعْدِ مَا جَاءهُمُ الْعِلْمُ بَغْياً بَيْنَهُمْ وَمَن يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللّهِ فَإِنَّ اللّهِ سَرِيعُ الْحِسَابِ
Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.(QS Ali-`Imraan:019)
Demikian pula seperti dalam surah Al-Maidah ayat 3:
‘Pada hari ini telah aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan aku telah cukupkan kepadamu nikmatku, dan aku telah diredhai Islam ini menjadi agamamu’
Ada pula ayat-ayat lain yang secara tegas mengecam keras kepercayaan agama selain islam:
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّهُ عَلَيهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.(Al-Maaidah:072)
لَّقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَـهٍ إِلاَّ إِلَـهٌ وَاحِدٌ وَإِن لَّمْ يَنتَهُواْ عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(Al-Maaidah:073)
Jelas donk kalo Islam memang satu-satunya agama, yang Allah SWT ridhai, jadi tidak perlu ada keraguan untuk menegakkan islam dengan kaffah (menyeluruh) dengan cara tentunya mengikatkan diri kita ke aturan-aturan Alloh. Maka tidak mengherankanlah kalo seorang muslim akan menjalani kehidupan ini dengan suatu pemahaman yang khas, ia hidup dengan satu corak dan pola kehidupan yang tertentu sebagai konsekuensi dari pemelukannya terhadap aqidah islam tanpa keraguan sedikit pun!
Khatimah
Dalam islam semuanya telah dijelaskan dengan gamblang dan bisa dipertanggung jawabkan karena berdasarkan Al Quran dan Sunnah Rasssullullah. Kalo kamu ngaku orang Islam sudah pasti cara pandang dan kehidupan kamu akan khas, karena sudah diatur dengan detail. Jadi jelas donk kalo Islam ternyata bukan hanya agama ritual belaka, bukan juga sekedar ide-ide teologi atau kepasturan. Jauh Banget! Akan tetapi islam adalah suatu metode kehidupan khas, dimana setiap muslim dan seluruh kaum muslim wajib menjalani kehidupannya sesuai dengan metode ini.
So Islam adalah sebuah ketundukan kepada wahyu Ilahi (53:4, 21:7) yang diturunkan kepada para nabi dan rasul (2:136, 3:84) khususnya Muhammad SAW, sebagai hukum Alloh (5:48-50) yang membimbing umat manusia ke jalan yang lurus (6:153) menuju kebahagiaan dunia dan akhirat (16:97, 2:200, 28:77). [Abu Fikri]

sumber: www.gaulislam.com

Reactions:

0 comments:

Poskan Komentar

Assalamualaikum.. Temen2 jangan lupa Komentar na ^_^

Alquran @ HamdaniSekumpul