English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Minggu, 25 Juli 2010

Kisah Unik si Tolol, Bijak dan Kendi


SI TOLOL, SI BIJAK, DAN KENDI

Seorang tolol merupakan panggilan  bagi  orang  biasa,  yang
senantiasa  salah  menafsirkan apa yang terjadi atasnya, apa
yang dikerjakannya, atau apa yang dilakukan orang  lain.  Ia
melakukan  semuanya  itu  begitu  meyakinkan  sehingga  bagi
dirinya  dan  orang-orang  semacamnya  segi  kehidupan   dan
pemikiran yang luas tampak masuk akal dan benar.

Seorang  tolol  semacam  itu pada suatu hari disuruh membawa
kendi menemui seorang bijaksana  untuk  meminta  anggur.  Di
tengah   jalan,   karena   kecerobohannya   Si   Tolol   itu
membenturkan kendinya ke batu, dan pecah.

Ketika ia sampai dirumah orang bijaksana itu, ia  memberikan
pegangan   kendinya,   katanya,   "Tuan  Anu  menyuruh  saya
memberikan kendi ini kepada Tuan, tetapi di tengah jalan  ia
dicuri batu."

Karena terhibur dan ingin mendengar seluruh ceritanya, orang
bijaksana itu bertanya.

"Karena kendi itu telah di curi, kenapa kau berikan kepadaku
pegangannya?"

"Saya tidak setolol yang disangka orang," kata Si Tolol itu,
"oleh  karena  saya  membawa  pegangan   kendi   ini   untuk
membuktikan kebenaran ceritaku."
Catatan
Suatu pokok pembicaraan yang banyak beredar di kalangan guru
darwis  adalah  bahwa   kemanusiaan   umumnya   tidak   bisa
membedakan   suatu   kecenderungan   tersembunyi   di  balik
peristiwa-peristiwa,    yang    mestinya     memungkinkannya
memanfaatkannya  sepenuh-penuhnya. Mereka yang mampu melihat
kecenderungan itu disebut Sang  Bijaksana,  sementara  orang
kebanyakan disebut "tidur," atau di panggil Si Tolol.
Kisah  ini,  yang  dalam Bahasa Inggris dikutip oleh Kolonel
Wilberforce  Clarke  (Diwan-i-Hafiz)  merupakan  salah  satu
contoh  khas.  Dengan  menyerap  ajaran  itu lewat tokoh dan
kisah  yang  dilebih-lebihkan,  orang-orang  tertentu  mampu
benar-benar  "memekakan"  diri untuk menangkap kecenderungan
tersembunyi itu.
Kutipan ini berasal dari kumpulan kisah Sufi yang dikerjakan
oleh  Pir-i-do-Sara,  "Yang mengenakan Jubah Bertambal" yang
meninggal  tahun  1790  dan  dimakamkan  di  Mazar-i-Sharif,
Turkestan.

Reactions:

0 comments:

Poskan Komentar

Assalamualaikum.. Temen2 jangan lupa Komentar na ^_^

Alquran @ HamdaniSekumpul