English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Senin, 17 Oktober 2011

Riwayat Hidup KH. A. Djazouly Seman

ULAMA KHARISMATIK KALSEL
KH. A. Djazouly Seman yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Anang, adalah merupakan ulama kharismatik di Kalimantan Selatan dan menjadi panutan para Tuan Guru di daerahnya. Ulama yang lahir di Martapura pada tanggal 8 Desember 1936 lalu ini merupakan putera Tuan Guru KH. Seman Kadir dan cucu keturunan ke 5 ulama besar Kalimantan KH. Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari, pengarang kitab Sabillal Muhtadin.
Ada yang menarik pada diri Abah Anang, tanda tanda kemampuan beliau dibidang agama, telah ditunjukannya sejak usia sangat dini. Ketika beliau sedang dalam pangkuan ibunda tercintanya yang sedang menyusui beliau, ketika itu baru berusia 2 tahunan, dimana disampingnya terdapat kakak beliau sedang mengaji. Tiba tiba beliau berucap membenarkan bacaan Alqur’an yang sedang dibaca oleh kakandanya.
Dalam berguru Agama Abah Anang tidak saja sekolah ulama di Batavia, tetapi juga banyak belajar dari para Habaib yang ada di Indonesia, diantaranya H. Abdul Kadir, H. Ismail Khatib termasuk Habib. Muhammad Bin Ali Al habsyi yang juga merupakan orang tua dan sahabat karib beliau, yaitu Habib Abdul Rahman Al Habsyi.
Saat ini beliau juga turut membina sebagai ketua dewan ulama di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqlal, disamping itu juga terdapat ulama kota Banjarmasin yang sangat dikenal yaitu KH. Husin Nafarin,MA, Lc, yang juga sebagai Imam Besar Mesjid Jami Banjarmasin.
Hari Jum’at tanggal 14 Oktober 2011 sekitar pukul 10.00 pagi KH.Anang Jazuli Seman yang kerap dipanggil Abah Anang dipanggil kehadirat Allah SWT. Ulama kharismatik ini tutup usia setelah beberapa waktu sering mengalami sakit mendadak dan sering dilarikan ke RS baik RSUD Ratu Zaleha maupun RSUD Ulin Banjarmasin.

Reactions:

0 comments:

Poskan Komentar

Assalamualaikum.. Temen2 jangan lupa Komentar na ^_^

Alquran @ HamdaniSekumpul