Pages

Ads 468x60px

Fadhilat Khataman Nubuwwah" Guru Sekumpul

Fadhilat Khataman Nubuwwah"




Berkata Alhm.Guru DiSekumpuL(Guru Muhammad Zaini bin
Abdul Ghani), "Didalam Kitab Madarijus Su'ud Karangan Syaikh
Muhammad Nawawi aLBantani,"Ada Beberapa Fadhilat Khataman
Nubuwwah,Yaitu.

1-Siapa Saja Yang Menjadikan Khataman Nubuwwah Sebagai
Perhiasan Dirumahnya,Insya Allah,Allah Memelihara Rumahnya Dari
Musibah Kebakaran dan Kecurian Dari Orang2 Yang Jahat.

2-Apabila Diwaktu Shubuh Kita Melihat Khataman Nubuwwah Dalam
Keadaan Berwudhu,Maka Kita Akan Dipeliharakan Oleh Allah Dari
Shubuh Sampai Maghrib.

3-Apabila Kita Diwaktu Maghrib Melihat Khataman Nubuwwah
Dalam Keadaan Berwudhu,Maka Kita Akan Dipeliharakan Oleh Allah
Dari Maghrib Sampai Shubuh.

4-Apabila Kita Melihat Khataman Nubuwwah Sebelum Kita Keluar
Rumah Kemanapun Kita Pergi,Maka Allah Akan Memeliharakan Kita
Dari Langkah Keluar Rumah Sampai Kita Kembali Memasuki Rumah.

5-Apabila Kita Memandang Khataman Nubuwwah Diwaktu Pagi dan
Sore Hari, Maka Matanya Insya Allah Tidak Akan Kabur dan Tidak
Akan Sakit Mata Seumur Hidupnya.

Khataman Nubuwwah Adalah Cap Yang Ada Dibelikatnya Rasulullah
Saw.Cap Inilah Yang Menandakan Bahwa Rasulullah Saw Adalah
Penutup/Akhir Dari Segala Nabi dan Rasul.Cap Khataman
Nubuwwah Yang Ada Dibelikatnya Rasulullah itu Bukan Sekedar
Tulisan, Tapi Berbentuk Gumpalan Daging Yang Mengeluarkan
Cahaya dan Berbau Sangat Harum Seperti Bau Kasturi.
Dan Kata Alhm.Guru DiSekumpuL,"Kata Guru Bangil,"Kalau Kita
Tulis Khataman Nubuwwah Itu Dengan Kertas Kecil,Kemudian Kita
Simpan Didalam atau Diatas Peci(Kopiah/Surban/Jilbab),Insya
Allah,Allah Selalu Memelihara Kita Dimanapun Kita Berada dan
Terhindar Dari Orang Yang Jahat dan Juga Orang2 Akan Kasih
Sayang Sama Kita.

Mudah2an Berkat Rasulullah,Para Auliya dan Orang2 Sholeh,Qobul
Segala Hajat, Selamat Dunia Akhirat,Husnul Khatimah dan Masuk
Surga Bighoiri Hisaab, Aamiin..!!
#Alhm.Guru DiSekumpuL(K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani/
Abah Guru Sekumpul).

KAI SIRAN WALIALLAH Yang Masih Hidup dan Tinggal Selama 50 Tahun Lebih Di Pedalaman Hutan Desa Rantau Bujur Kecamatan Aranio Kalimantan Selatan


KAI SIRAN banyak yang mengatakan beliau adalah Wali Allah. sudah lebih 50 tahun beliau tinggal dan hidup di dalam hutan jauh dari permukiman, bahkan ada yang menyebut hampir 70 tahun, subhanallah..Lokasi Rantau Bujur Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Desa tersebut jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, dikelilingi pegunungan dan danau yang sangat luas. untuk menempuh dari kota martapura perlu waktu kurang lebih 2 jam karena memang jalannya belum beraspal

meskipun sangat jauh dari kota, masyarakat tetap berdatangan bahkan dari luar kota, kebetulan ketika admin berkunjung berpapasan dengan rombongan asal kota barabai. Kai siran tidak memikirkan duniawi beliau hidup dalam hutan dan konon beliau menyimpan uang pemberian masyarakat didalam karung dan tidak dipakai sampai lusuh dan rusak uang tersebut, bahkan yang beruntung datang mengunjungi beliau dikasi uang jutaan. makanan juga terus berdatangan tanpa beliau minta. itulah karomah beliau, dunia yang mengejar beliau. pohon-pohon disekitar tempat tinggal beliau tidak diperbolehkan dipotong karena menurut kai siran, pohon juga makhluk Allah SWT, harus dirawat dan dilindungi, subhanallah. Gurbernur kalimantan selatan, paman birin bahkan berkunjung dikediaman beliau dengan menawarkan bantuan perbaikan jalan dan rumah tapi di tolak secara halus, beliau ingin suasananya tetap seperti ini, alami. alhamdulillah pada kesempatan dan izin, admin diperbolehkan berkunjung dan membuat video ini.




Haul Akbar Guru Sekumpul dari Masa ke Masa (2006 - 2020)



Kompilasi Haul Guru Sekumpul dari Masa ke Masa (2006 - 2020) Jutaan umat manusia berkumpul dikawasan Mushollah Ar-raudah Sekumpul Martapura kalimantan selatan, sampai – sampai luar penjuru dunia seperti Arab Saudi, Iran dan lainnya behadir dalam acara haul akbar yang setiap tahunnya dilaksanakan tersebut, guna mengenang serta mendo’akan mendiang K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau lebih akrab disapa dengan Abah Guru Sekumpul. Admin berusaha mengumpulkan momen-momen haul Ke-1 sampai haul Ke-15 sekarang 2020 dari berbagai sumber. Semoga kerinduan kita terhadap momen tersebut terobati karena event ini hanya ada setiap satu tahun sekali.





sumber https://youtu.be/BX50QcauNBA

Foto - Foto Abah Guru Sekumpul Yang Jarang Diketahui

Abah Guru Sekumpul



Koleksi Foto Abah Guru Sekumpul | Ya Ala Baitinnabi Versi KH.Muhammad Zaini Abdul Ghani KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari (lahir di Tunggul Irang, Martapura, 11 Februari 1942 – meninggal di Martapura, 10 Agustus 2005 pada umur 63 tahun) adalah salah seorang ulama dan tokoh yang sangat kharismatik dan populer di Kalimantan. Adapun gelar panjang yang diberikan oleh masyarakat luas yakni Kyai Haji Muhammad Zaini Abdul Ghani, Syaikhuna Al’Alimul Allamah Muhammad Zaini bin Al’Arif Billah Abdul Ghani, Syaikhuna Al’Alimul Allamah Al’Arif Billah Al Bahr Al Ulum Al Waliy Al Qutb As Syaikh Al Mukarram Maulana Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari. Guru Sekumpul merupakan keturunan ke-8 dari ulama besar tanah Banjar, Maulana Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al Banjari. Adapun silsilah beliau, Muhammad Zaini bin Abdul Ghani bin Abdul Manaf bin Muhammad Semman bin Muhammad Sa’ad bin Abdullah bin Mufti Muhammad Khalid bin Al’alimul Allamah Al Khalifah Hasanuddin bin Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al Banjari (Datuk Kalampayan).

CERITA PERNIKAHAN KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (Abah Guru Sekumpul)

PERNIKAHAN ABAH GURU SEKUMPUL

Status yang panjang.. Semoga tidak bosan para Muhibbin semua untuk membaca dan menyimaknya..
Pernikahan Abah Guru sekumpul saat itu di tahun 1975, Abah Guru masih berusia sekitar 30 tahunan, namun belum terlihat tanda-tanda keinginan untuk punya isteri, Hari-hari beliau disibukkan dengan menuntut ilmu dan majlis ta,lim yang beliau pimpin di Kraton Martapura, seolah-olah Abah Guru lupa tentang masalah ini, atau jangan-jangan Abah Guru tidak laku? Ooo, tidaak !! Apabila dilihat dari garis keturunan, Abah Guru berasal dari orang sholeh dan berilmu luas, seharusnya beliau menjadi idaman setiap orang tua untuk menikahkan anak gadisnya dan menjadikan beliau sebagai menantu agar memberikan keturunan yang sholeh pula. Apalagi diingat akan wajah Abah Guru yang tampan dan bersih, perawakan tubuh yang bagus, rambut hitam tidak ikal dan tidak pula lurus, dahi beliau lebar, jika berdiam tampak berwibawa, dan bila berbicara sangat menarik, bicaranya sopan santun dan manis, suara beliau merdu, berperangai lemah lembut, dan punya kharisma yang memancar dari diri beliau, tentulah membuat sebagian perempuan memimpikan beliau akan menjadi suaminya, Maka sangat tidak mungkin saat itu Abah Guru, tidak laku, Sebenarnya Abah Guru saat itu menjadi idaman wanita-wanita yang mengetahui keberadaan beliau,.
Simak kisahnya...
Suatu hari Abah Guru mengadakan acara peringatan Hari Besar Islam di Keraton, Acara dihadiri oleh jamaah laki-laki dan perempuan yang dipisahkan oleh dinding tirai kain yang tinggi, tergantung disebilah kayu panjang.. Pada waktu itu Abah Guru melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran dengan fasih dan merdunya disela-sela isi pengajian beliau, Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari bunyi kayu patah dan benda yang jatuh, semua hadirin pun menoleh kearah asal suara kegaduhan tsb, Kayu penggantung tirai kain pembatas telah patah, dan beberapa wanita berjatuhan, Rupanya para jamaah wanita berdesakan untuk melihat Abah Guru Zaini yang beparaskan tampan/ganteng, hingga membuat kayu itu tak kuat menahan beban sedemikian banyak orang.
Begitulah sedemikian besar daya pesona yang dipancarkan Abah Guru saat itu, Dan sejak peristiwa itu Abah Guru tidak bersedia lagi diminta untuk kegiatan serupa.. Ibunda Masliyah sebenarnya sudah lama menginginkan agar puteranya segera memiliki pendamping hidup, sebab kawan-kawan Abah Guru saat itu memang hampir semuanya menikah, bahkan sudah memiliki beberapa orang anak,Namun keinginan ibunda itu tidak juga terucapkan, karena ibunda memahami kesibukan putera nya yang lebih mementingkan ilmu dan ibadah dibanding hal lainnya. Sampai suatu hari, Abah Guru mendapat isyarat dari Hadrat Baginda Rasululllah Saw untuk segera menikah, sejak itulah Abah Guru terbuka ingin menikah, memiliki pasangan hidup, menjalankan salah satu dari Sunnah Rasul Saw...
Tak lama sesudah itu, Abah Guru di undang menghadiri acara Maulid dirumah Haji Sulaiman, sepupu jauh beliau,dan adalah kebiasaan Abah Guru untuk hadir lebih dahulu sebelum undangan yang lain datang, saat itu yang membukakan pintu adalah seorang gadis,..Sehabis acara, Abah Guru muda diantar oleh salah seorang anak Pak Haji Sulaiman yang bernama Syahrani, sesampainya dirumah Abah Guru, Syahrani tidak langsung pulang, tapi berbincang-bincang sejenak, saat itulah terselip pertanyaan dari Abah Guru, siapa yang membukakan pintu tadi, Syahrani menjawab bahwa itu adalah kakaknya. Setelah kepulangan Syahrani, Ibunda Masliyah bertanya kepada Abah Guru " Nang, siapa nang betamu tadi? " Ipar " jawab Abah Guru singkat.
Ibunda Masliyah terkejut, sebab sebelum ini, puteranya tidak pernah menjawab dengan kata seperti itu, kemudian dengan hati-hati dan lembut, ibunda menyuruh untuk bercerita panjang lebar, Mendengar penuturan anaknya, Ibunda dan ayahda Abdul Ghani serta saudara ibunda yaitu Guru Haji Semman Mulya sepakat untuk merestui niat anaknya tsb.. Atas anjuran Tuan guru Semman Mulya, Abah Guru akhirnya pergi dahulu ke Bangil untuk menemui Guru Bangil, Syekh Syarwani Abdan Bangil, untuk meminta pendapat beliau, Guru Bangil sendiri setuju atas keinginan Abah Guru untuk menikahi salah satu puterinya Haji Sulaiman itu, Kemudian Guru Bangil menyuruh Abah Guru untuk bermusyawarah dengan Kyai Hamid Pasuruan seraya menitipkan salam untuk beliau, Abah Guru pergi ke Pasuruan, Saat itu Kyai Hamid lagi banyak menerima tamu, sehingga tidak banyak berbicara panjang lebar, Abah Guru menyampaikan salam dari Guru Bangil, belum lagi Abah Guru menyampaikan maksud sidin, Kyai Hamid langsung berkata" Innaa abaahaa wa abaa abaahaa Qod balaghaa fil majdi ghaayataa haa.. " Sesungguhnya ayahnya, dan kakeknya telah mencapai apa yang di inginkan para orang sholeh" . Setelah mendengar kalimat penuh arti itu yang keluar dari lisan Kyai Hamid, maka semakin mantaplah bagi Abah Guru niat untuk menikahi Siti Juwairiyah puteri dari Haji Sulaiman.. Hasil pembicaraan dengan beberapa ulama tsb segera disampaikan kepada keluarga sepulang dari Pulau Jawa.
Selang beberapa hari kemudian, keluarga pun mengutus seseorang untuk melamar puteri Haji Sulaiman,. Haji Sulaiman menyambut lamaran itu dengan gembira, apalagi setelah puterinya Siti Juwairiyah menerima lamaran dari pihak keluarga Abah Guru. Singkat cerita, pernikahan pun di langsungkan dengan meriah, ribuan undangan pun hadir, hingga dikisahkan sampai kehabisan lauk untuk jamuan, dari daging sampai telor, hingga harus membeli telor ke Banjarmasin karena semua telor yang ada di Martapura sudah habis.
Acara walimah dihadiri oleh banyak ulama dan habaib, diantaranya Habib Zein al Habsyi, beliau sangat berbahagia dan bersuka cita atas pernikahan anak angkat kesayangannya, hingga Habib menjadikan rumahnya untuk tempat acara selamatannya dan berganti pakaian adat pengantin Hadramaut memakai Alfi, sebelum diantar menuju rumah mempelai wanita oleh para Habaib termasuk Habib Zein al Habsyi sendiri.
Acara akad nikah Abah Guru dengan Siti Juwairiyah itu berlangsung pada tanggal 11 Rabiul Awal 1395 H atau 23 April 1975 M..
Semoga kita semua ditambahkan cinta dengan yang mulia Abah Guru Sekumpul, bagi yang belum punya pasangan, semoga dapat pasangan yang sholeh atau sholehah, Bagi yang sudah berkeluarga, semoga rukun dan bahagia selalu berkat Abah Guru Sekumpul.
Aamiin Allaahumma Aamiiin.
Sumber Al-Faqir Abu Hamid

FULL ALBUM SYAIR SHOLAWAT NABI MERDU

KOLEKSI SYAIR SHOLAWAT NABI



Bismillah alhamdulillah sholawat serta salam atas Rasulullah dan segenap keluarga, juga para sahabat dan orang yang mengikuti petunjuknya, serta orang-rang yang tak pernah henti membaca sholawat atasnya. 

Semoga dengan seringnya kita mendengar dan membaca sholawat terhindar dari segala bahaya dan penyakit, terutama wabah virus corona covid 19 yang melanda seluruh dunia saat ini.

Maka dari itu, mari kita perbanyak sholawat, karena amalan yang tidak akan tertolak adalah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.


Alasan Mengapa Imam Mazhab Maliki Tidak Memakai Hadits Sahih Imam Bukhari



Tahun Lahir Imam Mazhab dan Hadits
Kenapa para Imam Mazhab seperti Imam Malik tidak memakai hadits Sahih Bukhari dan Sahih Muslim yang katanya merupakan 2 kitab hadits tersahih? Untuk tahu jawabannya, kita harus paham sejarah. Paham biografi tokoh2 tsb.
Imam Malik lahir tahun 93 Hijriyah. Sementara Imam Bukhari lahir tahun 196 H dan Imam Muslim lahir tahun 204 H. Artinya Imam Malik sudah ada 103 tahun sebelum Imam Bukhari lahir. Paham?

Kesombongan Penyakit Hati Berbahaya



Salah satu bentuk penyakit hati yang sangat berbahaya bagi seorang muslim adalah kesombongan. Bahkan ancaman bagi orang yang dalam hatinya terdapat kesombongan sangat mengerikan.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:


لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ. رواه مسلم



Yasinan dan Tahlilan Bukan Bid'ah


Minggu (8/7/2017) Dari dulu hingga sekarang seolah tidak ada habisnya kalau membahas, memperdebatkan tentang bid'ah, berbagai alasan, argumen dikemukakan, ada yang mengatakan tidak sesuai al-quran, sunnah, ataupun ijtihad jumhur ulama. Berikut Argumen dari Mazhab Imam Syafi'i dan berbagai ulama, ustadz mengenai Yasinan dan Tahlilan tidak termasuk bid'ah. Silahkan menyimak kembali.

Tujuh Surat Rasulullah SAW Kepada Penguasa

Setelah diangkat menjadi sebagai Rasul, Nabi Muhammad SAW lantas membangun komunikasi dengan para pemimpin dunia agar mengikuti ajaran tauhid. Beragam cara dilakukan termasuk dengan cara korespondensi melalui surat. Beberapa raja seperti raja Persia, Mesir, Ethiopia dikirimi surat melalu para utusannya. Sepanjang hidupnya, Rasulullah menulis langsung sebanyak 43 surat untuk pemimpin dunia seperti para raja, tokoh agama dan kepala suku. Berikut ini beberapa koleksi surat Rasulullah.

1. Surat untuk Raja Najasyi, Negus – Habsyah (Ethiopia)

Rasulullah SAW mengirim surat kepada Raja Najasyi- Habsyah yang bernama Ashhamah bin Al-Abjar. Isi suratnya adalah menyerukan sang raja agar memeluk agama Islam. Saat surat tersebut sampai di Istana, sang raja  An-Najasyi mengambil surat itu,  lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana. Beliau pun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Thalib r.a.

Foto Guru Sekumpul Dari Masa Ke Masa

Foto Ulama Besar "Abah Guru Sekumpul" 
KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani




Guru Zuhdiannor, Tentang Tanda Allah Ridho

Pengajian Guru Zuhdiannor Asal Banjarmasin Tentang Tanda Allah SWT Ridho Kepada Makhluknya.




Sumber youtube  Retna Lisa

25 Makam Para Nabi Yang Perlu Diketahui

Selama ini anak-anak diajarkan cerita para 25 nabi namu zaman sekarang mungkin banyak yang belum mengetahui kondisi dari makam para Nabi. Untuk lebih mengenal dan mencintai para Nabi maka kita sebagai umat Muslim perlu tahu bagaimana ciri para Nabi, fisiknya, dan makamnya adalah sebagai berikut:

1. Nabi Adam ‘Alaihissalam


Dicipta : Setelah asar hari Jumaat
Dimasukkan di ke syurga : Hari Jumaat
Tinggal di syurga : ½ jam lebih sedikit waktu syurga bersamaan 43 tahun waktu dunia
Nikah dengan Hawa : Hari Jumaat di syurga, maharnya 3 kali berselawat kepada rasullullah S.A.W.
Diturunkan ke dunia : Pada hari Jumaat di India
Tinggi tubuhnya waktu diturunkan : Kepalanya di langit dan dua kakinya di bumi
Tinggi tubuhnya di dunia : 60 hasta (27,432 meter(2))
Tinggal di dunia : 957 tahun
Wafat : Pada hari Jumaat, dalam usia 1000 tahun
Makam : India, menurut satu pendapat ada di Makkah, dan menurut pendapat lain ada di Baitul Maqdis

Gambar diatas ialah gambar tapak kaki nabi Adam A.S .di Srilanka.
   

Cara Mudah Menghasilkan Uang Dari Whaff Locker Melalui Smartphone


Minggu (2/7/2017) Bismillah... Admin hamdanisekumpul.blogspot.com, sebelumnya vakum selama 2 Tahun periode 2015-2016 dan baru saja memulai bikin blog terbaru dengan tampilan baru juga. Hal ini dikarenakan kesibukan sehari-hari dan tenggelam di dunia medsos era teknologi smartphone. Lama terlupakan blog ini menjadi sangat ketinggalan.

Kehidupan admin yang sudah berkeluarga mempengaruhi, dan terutama biaya ekonomi. Penghasilan kerja dikantoran kurang memuaskan jadi terpikir ingin bisnis sampingan lainnya. Tapi apa? itu yang jadi pikiran. Kerja fisik tidak sekuat orang yang sudah biasa dilapangan, kebolehan dalam bisnis dagang juga tidak ada. Cari kerjaan lain sangat susah karena usia memang sudah tidak masuk syarat. Browsing di mbah google juga sudah sering dilakukan tapi hasilnya tidak ada yang cocok.

Akhirnya ketika mencoba bisnis online, saya mulai tertarik, toh sehari hari kerjaannya pasti ada browsing ketika ada waktu untuk bersantai. Pikiran saya waktu itu kenapa tidak mencoba saja, kalau ragu ragu terus tidak akan pernah berhasil. Secara tidak sengaja ketemu bisnis yang cocok yaitu "WHAFF LOCKER".

Faedah Shalat Kafarat Pada Jumat Terakhir Ramadhan

SHOLAT KAFARAT PADA JUM'AT TERAKHIR BULAN RAMADHAN:


Shalat kafarat?

Bahwa Bersabda Rasulullah SAW : " Barangsiapa selama hidupnya pernah meninggalkan sholat tetapi tak dapat menghitung jumlahnya, maka sholatlah di hari Jum'at terakhir bulan Ramadhan sebanyak 4 rakaat dengan 1x tasyahud (tasyahud akhir saja, tanpa tasyahud awal), tiap rakaat membaca 1 kali Fatihah kemudian surat Al-Qadar 15 X dan surat Al-Kautsar 15 X .


Niatnya: ” Nawaitu Usholli arba’a raka’atin kafaratan limaa faatanii minash-shalati lillaahi ta’alaa”

Syarat Bertemu Rasulullah SAW, Saran Abah Guru Sekumpul


Catatan. Artikel Berbahasa Banjar. Mohon maaf kalau yang lain kurang paham membacanya!

Ujar abah Zaini,,lamun nyawa nang'ae handak ditamui Rasulullah saw sakalipun cuma dalam mimpi,ini amalannya nang'ae.malihat muha Rasulullah saw ni'mat nang paling ganal didunia ne jer sidin.
Ini amalannya,,

Cerita Penuh Hikmah "Fitnah Akhwat"

Bismillah
Pembaca yang budiman pada kesempatan ini kami akan membawakan sebuah cerita berhikmah dari seorang hamba Allah. Semoga saja cerita nyata ini bermanfaat bagi kita semua.Beginilah ceritanya ….
Sebut saja aku Hamba Allah. Ya aku rajin untuk sholat berjamaah, membaca alQuran, mempelajari ilmu-ilmu Islam dan menyebarkan ilmu-ilmu Islam sehingga di mata kawanku aku termasuk orang yang taat beragama. Namun aku tidak tahu apakah aku termasuk orang yang taat di sisi Allah atau tidak.
Fitnah akhwat, ya fitnah akhwat. Walaupun aku rajin untuk mengerjakan beberapa ketaatan, aku pun pernah diterjang badai fitnah ini. Fitnah akhwat itu datangnya beberapa detik saja namun melupakannya butuh waktu yang lama. Setan membisikanku untuk selalu memikirkan seorang akhwat yang aku cinta dan hampir setiap detik aku memikirkannya. Hampir di sekujur perjalanan hidupku selalu terisi oleh bayang-bayang akhwat itu. Seolah hidupku hanya untuk akhwat itu.


Rahasia dibalik Surat Yasin ayat ke 58

 


RAHASIA SURAT YASSIN AYAT KE 58

Barang siapa yang membaca Surat YAASIN sepenuhnya dan pada ayat ke 58 surah tersebut 'SALAAMUN QAULAN MIN RABBIN RAHIM' diulang sebanyak 7 kali untuk 7 niat baik, In shaa ALLAH dengan izin Yang Maha Esa dan Maha Kuasa, semua hajat kita akan dikabulkan..

Jika boleh niatkan sebegini :

1) YA-ALLAH YA-RAHIM, ampunkan dosa-dosaku dan saudara-maraku..

2) YA-ALLAH YA-RAHMAN, kurniakan aku isteri, suami, anak-anak yang soleh dan mencintai islam.

3) YA-ALLAH YA-RAZZAK, kurniakan aku rezeki yang berkat, kerja yang baik dan berjaya didunia dan akhirat.

4) YA-ALLAH YA-JABBAR, makbulkan hajat penghantar maklumat yang aku dapat ini.

5) YA-ALLAH YA-MUTAQABBIR, jauhkan aku dari sifat khianat dan munafiq dan miskin.

6) YA-ALLAH YA-WADUUD, kurniakan aku dan seluruh umat Muhammad yang beriman kesihatan zahir batin.

7) YA-ALLAH YA-ZALJALA LIWAL IKRAM, makbulkanlah semua hajatku, dan redhaikanlah aku.

Aamiin Ya ALLAH..

Sampaikan dakwah ini kepada sahabat anda seramai orang yang boleh atau lebih, tiada kerugian bahkan digalakkan..

Ikhlaskanlah hatimu dalam menyampaikan dakwah ini karena ALLAH.

Bagipang Kesenian Khas Banjar

Asal Muasal Kuda Gipang Banjar

Kuda gipang Banjar nitu tamasuk kasanian banua Banjar nang maambil carita wayang Mahabrata, nang kisahnya, baupacara bakarasmin bakakawinan. Nang dikawinakan saikung Pandawa Lima, Bima lawan Dewi Arimbi, anak Sang Hiang Parabu Kisa, asal Nagara Sura Paringgadani.

Wadah patataian pangantin Bima lawan Dewi Arimbi nitu diulahakan Balai Sakadumas, diramiakan tuntunan tatarian lawan gagamalan nang bangaran tapung tali, luntang, kijik, kudak, lagurih lawan parabangsa.

Gagamalannya wayah dahulu ada kulung-kulung, babun lawan agung. Wayah hini sarun, daun lawan kanung. Manurut kisah, kuda gipang nang dipimpin ulih sikung raja, baisi anak buahnya nang bangaran Raden Arimba, Braja Kangkapa, Braja Santika, Braja Musti, Braja Sangatan, Braja Danta, ditambah lawan bubuhan punggawa lainnya. Samunyaan pasukan nitu sampai sapuluh atawa labih bubuhan prajurit anak buahnya.
Kuda-kudanya kada hingkat ditunggang. Sababnya raja nitu urang nang sakti. Amun kudanya ditunggang, maka kuda nitu jadi rabah sampai lumpuh. Asal usulnya tapaksa kuda nitu dikapit di bawah katiak, ada kisahnya pada wayah dahulu. Dangarakan kisahnya.
Nagara Dipa nang rajanya bangaran Pangeran Suryanata nitu sudah katahuani urang sampai ka mana-mana. Urang nagri Cina nang jauh nitu gin sudah tahu jua, salawas Ampu Jatmika minta diulahakan patung gangsa gasan diandak di Nagara Dipa. Wayah nitu disuruh Wiramartas maurus pasanan baulah patung gangsa ka nagri Cina.

Mangkubumi Lambung Mangkurat sudah takanal banar jua, sampai kaluar banua. Urang mandangar Lambung Mangkurat nitu mangkubumi karajaan Nagara Dipa nang paling wani, gagah, taguh, dihurmati ulih samunyaan urang.
Karajaan Majapahit nang ada di Jawa sudah lawas jua ada bahubungan lawan Nagara Dipa. Malahan bahubungan nitu tamasuk tutus rajanya, nang asal usulnya Pangeran Suryanata nitu anak tapaan raja Majapahit.

Pada suati hari, Lambung Mangkurat dapat undangan tumatan raja Majapahit di jawa. Maksudnya maundang gasan marakatakan hubungan karajaan Majapahit lawan karajaan Nagara Dipa.
Wayya ari nang ditantuakan nitu, maka barangkat, tulakan Lambung Mangkurat mambawa kapal si Parabayaksa, kapal karajaan nagara Dipa nang ganal nitu.

Limbah Lambung Mangkurat malapur lawan raja Pangeran Suryanata, kapal nitu balayar manuju pulau Jawa. Umpat jua di situ hulubalang Arya Magatsari lawan Tumanggung Tatahjiwa. Kada tatinggal bubuhan pangawal kaamanan Singabana, Singantaka, Singapati lawan anak buah kapal si Parabayaksa.
Salawasan dalam parjalanan di Laut Jawa, kapal karajaan nitu balayar laju, kadada halangan nangapa-apa. Samunyaan anak buah kapal bagawi raji nang dituhai ulih juragaan.

Kada lawas kapal si Parabayaksa nitu parak sudah lawan palabuhan karajaan Majapahit. Raja Majapahit nang mandangar kapal datang tumatan di Nagara Dipa, lakas mamarintahakan manyiapakan sambutan. Inya tahu di kapal nitu musti ada Lambung Mangkurat nang diundangnya.
Kadatangan Lambung Mangkurat ka karajaan Majapahit nitu tarus dipapak ulih Gajah Mada di kapal si Parabayaksa, balalu dibawa ka istana karajaan Majapahit.

Raja Majapahit duduk di Sitiluhur nang dikulilingi ulih pangapitnya. Lambung Mangkuratduduk di Rancak Suci, nang pangawalnya duduk di balakang. Raja Majapahit suka bangat manyambut Lambung Mangkurat. Inya mangiau “paman” lawan Lambung Mangkurat. Wayah nitu Lambung Mangkurat bujur-bujur kaliatan gagah nang raja Majapahit nitu mahurmatinya.

Lambung Mangkurat manyampaiakan salam kahurmatan raja Nagara Dipa Pangeran Suryanata lawan raja Majapahit, balalu manyampaiakan tanda mata talu bigi intan lawan raja Majapahit nitu. Raja Majapahit suka bangat inya manarima tanda mata intan.

Wayah nitu, sudah pitung hari, Lambung Mangkurat, bubuhan hulubalang lawan pangawal kaamanan Singabana jadi tamu kahurmatan di karajaan Majapahit. Bubuhannya maliat-liat isi karajaan, istananya, maliat kaahlian prajurit-prajurit, lawan pasukan kaamanan karajaan nitu. Bubuhannya jua dibari makan nginum karajaan.

Limbah sudah puas di karajaan Majapahit nitu, Lambung Mangkurat sabarataan handak bulikan ka banua Nagara Dipa. Wayah malamnya, ulih raja Majapahit diadakan tuntunan kasanian gasan mahibur Lambung Mangkurat lawan bubuhannya nang cagar bulikan ka banua asal di subarang.

Isuk baisukannya Lambung Mangkurat dibari tanda mata ulih raja Majapahit saikung kuda putih nang tinggi lawan ganal-ganalnya. Kuda nitu gagah, bigas, ujar tu tamasuk kuda nang paling harat di karajaan Majapahit.
Lambung Mangkurat manarima kuda nitu suka bangat, balalu tarus dibawa kaluar halaman istana. Wayah hnadak dibawa ampah ka kapal si Parabayaksa, hulubalang Tumanggung Tatahjiwa baucap:
“Bapa Lambung Mangkurat! Kaya apa amun kuda pambarian raja naya ditunggang dahulu, nyaman kaliatan kaharatannya”.

“Bujur jua”, dalam hati Lambung Mangkurat.
Limbah Lambung Mangkurat duduk di atas balakang kuda putih nitu, sakalinya kuda pambarian raja nitu rabah, inya lumpuh, sampai talipat batisnya ka tanah.

Lambung Mangkurat, hulubalang Arya Magatsari,Tuamnggung Tatahjiwa lawan bubuhan Singabana takajut, hiran bangat limbah maliat kuda nitu lumpuh. Padahal dipadahakan kuda nitu harat, gagah lawan bigas-bigasnya.

“Kita hadangi satumat. Kaina ditunggang pulang”, ujar hulubalang Arya Magatsari. Bujur jua, limbah dihadangi satumat, Lambung Mangkurat manunggang pulang kuda nitu. Kada dikira, kuda nang ganal nitu lumpuh pulang. Bubuhannya barataan nang ada disitu hiran pulang maliat kuda nitu lumpuh.
“Amun kaya nitu kuda naya dicuba ditunggang talu kali, tagal kita hadangi talawasi pada nang tadahulu”, ujar hulubaalang tumanggung tatahjiwa.

Bubuhannya banarai dahulu sambil mamusut-mamusut gulu lawan kapal kuda nitu. Kada lawas limbah nitu Lambung Mangkurat balalu baluncat naik ka atas blakang kuda. Babayanya Lambung Mangkurat duduk di atas balakang kuda nitu, inya lumpuh pulang. Sakali naya kaampat batis kuda nitu talipat sampai ka tanah. Lambung Mangkurat lawan bubuhannya nang disitu jadi hiran bangat. Padahal ujar habar kuda nitu harat bangat.

Lambung Mangkurat jadi asa kasina limbah maliat kuda nitu lumpuh. Apalagi limbah ditariknya tali hidung kuda nitu, kuda nitu kada kawa bajalan.

“Kaya apa pikiran?”, ujar hulubalang Arya Magatsari.
“Amun kuda naya kita bulikakan ka karajaan Majapahit kaya apa?”, ujar saikung angguta Singabana.
“Jangan! Nitu artinya kita kada mahurmati pambarian raja Majapahit”, ujar nang saikung angguta Singabana.
“Jangan! Nitu artinya kita kada mahurmati pambarian raja Majapahit”, ujar hulubalang Tumanggung Tatahjiwa.

“Bujur!”, ujar Lambung Mangkurat manyahuti.
“Nang kaya apa haja jadinya, kuda naya musti kita bawa bulik ka banua kita nGara Dipa. Sabab kuda naya pambarian kahurmatan”, ujar Lambung Mangkurat manambahi.

Barataan nang ada di situ pina bingung. Tagal Lambung Mangkurat haja nang kada bingung. Inya balalu duduk di tanah mahadapi matahari hidup. Kadua balah batisnya basila. Kadua balah tangannya diandaknya di atas paha. Balalu inya mamicingakan matanya sambil mambaca mantra. Lawas inya baparigal kaya nitu, balalu inya badiri, matanya nyarak, kaliatan pina batambah bigas, batambah sumangat nang luar biasa. Lambung Mangkurat sakalinya mangaluarakan kasaktiannya. Dasar bujur-bujur inya urang nang sakti. Limbah nitu, kada kaya paribasa, kuda nitu diangkatnya, dikapitnya di bawah katiaknya tangan nang subalah kanan.

Awak Lambung Mangkurat nang tinggi lawan ganal-ganalnya nitu pina hampul haja maangkat kuda putih nitu, tarus dibawahnya masuk ka dalam kapal si Parabayaksa.
Hulubalang lawan sabarataan nang ada disitu jadi tacaragal maliat kaharatan Lambung Mangkurat nang maangkat kuda pambarian raja Majapahit nitu. Balum biasa bubuhannya maliat Lambung Mangkurat nang hingkat maangkat kuda macam nitu.

Kada lawas limbah nitu, kapal si Parabayaksa balalu balayar mambawa Lambung Mangkurat, hulubalang, bubuhan pangawal kaamanan lawan sabarataan anak buah. Kapal ganal nitu sing lajuan manuju ampah karajaan Nagara Dipa.

Bubuhan kulawarga karajaan Nagara Dipa nang ada di banua, suka bangat manyambut kadatangan kapal si Parabayaksa nang dipimpin ulih Lambung Mangkurat nitu. Apalagi limbah mandangar ada kuda gagah pambarian raja Majapahit nang diangkat ulih Lambung Mangkurat.

Kuda pambarian raja, kuda putih nang gagah, tinggi lawan ganal-ganalnya nitu diharagu di karajaan Nagara Dipa. Limbah nitu, kada lawas, balalu diadaakan kasanian kuda gipang Banjar nang kudanya diigalakan, dikapit bawah katiak sampai wayah hini.

Empat Malaikat Ini Menjaga Orang Ketika Sakit



 
SEORANG artis di sebuah perhelatan kontes nyanyi mengatakan bahwa “sakit itu tidak profesional.” Well, berlepas dari bahwa kita dilingkupi berbagai pekerjaan dan kegiatan lainnya, sakit adalah sunatullah, ketentuan dari Allah swt yang ditimpakan pada manusia.

Memang betul, tidak ada yang menginginkan jadi sakit. Tapi dalam Islam, seperti kita tahu, ada banyak hal yang tersembunyi di balik kondisi itu.

Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya. Sakit, dalam bentuknya yang lain, itu harus disyukuri karena itu adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Allah mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”

Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :

“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”

Allah memerintahkan :

1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.

2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya

3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.

4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.

Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.

Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”

Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”

Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”

“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau pe­nyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan di­jadikan penebus dosanya oleh Allah,” (HR Bukhari-Muslim).

“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani).

“Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun,” (HR Al-Qadha’i)